Ketakutan Terselubung

Aku merasakannya lagi, rasa itu kembali mengahampiri diriku.

Sungguh tuhan aku tersiksa dengan perasaan ini, aku tak sekuat batu karang.

Aku cukup takut untuk bertahan dengan rasa ini, tak pernah berujung dan tak bertuan.

Mereka hanya hilir mudik singgah lalu pergi begitu saja.

Tanpa mempedulikan rasa yang kian tumbuh subur dalam hati ini.

Aku takut, aku takut, aku takut……..
Aku takut rasa ini semakin dalam.
Aku takut selalu dihantui rasa ini.
Aku takut tak bisa menghindari rasa ini.

Dan aku bukan duri dalam setangkai mawar.

Pergilah, menjauh saja aku tak ingin semakin berlarut.

Itu hanya memberikan luka yang amat dalam.

Simpanlah ucapan manismu itu yang semakin lama akan menusuk ku.

Aku tak ingin terpenjara dalam rasa yang rumit dan tak jelas ini.

Biarkan kesunyian ini menyelimuti tanpa harus merasakan rasa itu.

Aku hanya ingin mereka yang secara normal memberikanya dengan tulus.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s